Majene, 26/5/2026. Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (Himalogista) berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026 berdasarkan Surat Pengumuman Nomor 1752/DST/B2/DT/01/01/2026.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan. Pada tahun ini, Tim PPK Ormawa Himalogista mengusung subproposal berjudul “ARENOVA: Pemberdayaan Pelaku Usaha Nira Aren Melalui Inovasi Produk dan Digitalisasi Pemasaran Berbasis E-Commerce Menuju Desa Saragian Sentra UMKM Berkelanjutan.”.
Program tersebut masuk dalam kategori Desa/Kelurahan Wirausaha dan akan dilaksanakan di Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar selama kurang lebih satu semester. Melalui program ARENOVA, tim akan melakukan pendampingan kepada pelaku usaha nira aren melalui pengembangan inovasi produk, peningkatan kapasitas usaha, serta digitalisasi pemasaran berbasis e-commerce guna meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk lokal.
Tim PPK Ormawa Himalogista terdiri atas 11 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi, yaitu:
Ketua Tim PPK Ormawa Himalogista, Afdal Muhammad Gafur, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih setelah melalui proses seleksi yang kompetitif. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan melalui pendanaan PPK Ormawa 2026 ini. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim, dukungan organisasi, serta bimbingan dosen selama proses penyusunan proposal. Melalui program ARENOVA, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Saragian, khususnya dalam pengembangan usaha nira aren melalui inovasi produk dan pemanfaatan teknologi digital,". ungkapnya.
Melalui program ARENOVA, tim akan mendampingi pelaku usaha nira aren dalam pengembangan inovasi produk dan digitalisasi pemasaran sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal serta memperkuat daya saing UMKM di Desa Saragian. Program yang akan dilaksanakan selama kurang lebih satu semester ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Desa Saragian sebagai sentra UMKM berbasis potensi lokal.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Himalogista, Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, serta Universitas Sulawesi Barat. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi, berprestasi, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berdampak nyata._Dirman